« Archives on June 28, 2011

Special Night

Jogja, lima Februari dua ribu sebelas. Special night with Trio Lestari (Tompi, Glenn Fredly and Sandhy Sondoro) – and you.

Di malam yang special itu, seorang lelaki membisikkan -dengan setengah teriak- perasaannya kepada wanita disampingnya tepat saat Tompi melantunkan “aku jatuh cinta” dengan sangat indahnya (21.00).

“Aku sayang kamu”.
Begitu bisikan yang setengah teriak itu. Bisikan sederhana yang mempunyai makna tidak sesederhana yang terbisik. Bisikan singkat itu bermakna bahwa si lelaki siap menerima kekurangan dan kelebihan dari wanita di sebelahnya.

Wanita itu, tidak bergeming, seolah menikmati nyanyian sang Tompi. Tapi sang lelaki yakin bisikannya didengar. “Setelah sekian lama mengumpulkan keberanian, akhirnya kata itu terbisikkan juga. Perlu keberanian lebih untuk membisikkan” pikir si lelaki.

Si lelaki tidak berharap banyak, yang penting dia sudah mengungkapkan apa yang dirasakannya kepada wanita disebelahnya.

Sebenernya, bisikan itu tidak mengandung pertanyaan, tapi membutuhkan jawaban/kepastian. Tapi, tetep si wanita tetap diam dengan asiknya.

Konser selesai, lelaki dan wanita itu memutuskan untuk mengganjal perutnya. Setelah beberapa suap nasi masuk ke perut. Si lelaki kembali mempertanyakan jawaban/kepastian dari si wanita. Si wanita mau jawab, tapi diurungkan lagi, begitu berkali-kali. Tapi, akhirnya, dia ngejawab “aku juga sayang kamu”.

WOW! WOW! WOW! What a special night!

Bagi sebagian orang-termasuk di film-film ftv, si lelaki selalu tanya “mau gak jadi cewek gua?”. Tapi tidak buat lelaki yang satu ini. Baginya terkesan kurang special kalo hanya jadi seorang pacar. Lelaki ini gak mau si wanita cuma jadi pacar. Dia mau si wanita jadi pacar, teman dan sahabatnya. Dia sadar, ada kalanya si wanita jadi temannya, ada kalanya jadi sahabat, tapi didalam hatinya wanita itu selalu ada di tempat yang istimewa.

Lima bulan dua puluh empat hari, lelaki dan wanita itu melewati waktu bersama untuk berusaha lebih mengenal satu sama lain. Mengenal tidak selalunya berwujud sesuatu yang mudah. Kadang dia menjelma menjadi sedih, kadang menjadi marah, cemburu, marah dan banyak lainnya. Si lelaki sadar, memang begitulah jalan pengenalan.

Semoga, lelaki dan wanita itu bisa bersama-sama, bergandeng tangan melalui terjalnya jalan pengenalan.

Allah menguji kita menurut kadar kekuatan kita. Jangan pernah meremehkan kekuatan Allah.

Special night with Trio Lestari,
So special night with you, Lulu’ Aisyah.